Ekspor Kayu Gelondongan Dilarang

Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah belum berniat membuka kran (kayu log) ke luar negeri. Meskipun permintaan kayu gelondongan sangat tinggi di pasar internasional.

Ekspor log dilarang, kita ada keinginan berkembang, sampai saat ini nggak boleh,” kata Zulkifli di kantornya , Jakarta, Selasa (3/5/2011).

Zulkifli menyatakan permintaan kayu dalam bentuk gelondongan memang banyak diminati oleh negara-negara tetangga tak terkecuali Negeri Jiran Malaysia. Namun dengan pertimbangan untuk mengembangkan industri pengolahan kayu di dalam negeri, kayu gelondongan belum akan dibuka.

“Banyak yang minat agar ekspor log kayu, saya belum menyetujui,” tegas Zulkifli.

Terkait perdagangan produk kayu Indonesia, ia mengatakan saat ini pemerintah sudah banyak merangkul negara-negara konsumen kayu dunia seperti China untuk tak menerima kayu ilegal asal Indonesia.

Menurut Zulkifli, Indonesia telah melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan China termasuk terkait pencegahan illegal logging, yang mengatur soal perdagangan kayu Indonesia ke China.

Dikatakannya sampai saat ini sektor perkayuan Indonesia relatif aman dari dampak perdagangan bebas ASEAN China  (ACFTA). Hal ini terkait sektor kehutanan masuk sektor yang tertutup.

“Kita yang termasuk sebagian besar katagori terutup dari impor,” katanya.
(nrs/hen) (http://www.detikfinance.com/read/2011/05/03/124808/1631205/4/ri-belum-niat-buka-kran-ekspor-kayu-gelondongan)

Artikel Lain :