Bea Cukai Akan Ada MoU dengan 18 Kementerian Lembaga

Untuk mengurangi biaya yang harus dibayarkan di pelabuhan, akan mengadakan memorandum of understanding (MoU) dengan 18 kementerian Lembaga (K/L).

Mantan Dirjen Bea Cukai mengatakan untuk meminimalisir biaya yang harus dibayarkan di pelabuhan maka Bea Cukai akan melakukan kerjasama dengan para stakeholder.

“Stakeholder itu kurang lebih kementerian dan lembaga, itu kan ada delapan belas, pokoknya yang menyangkut dengan pelabuhan kita MOU,” kata Thomas di kantor Kementerian Keuagan, Jakarta, Senin malam (25/4/2011).

Thomas memberitahukan bahwa perjanjian kerjasama itu diharapkan bisa diselesaikan awal semester dua ini. Dia juga mengklaim dengan adanya perjanjian ini maka bisa meminimalisir atau bahkan menghilangkan pungutan liar.

“Makanya Bea Cukai untuk tahun ini akan melakukan MoU dengan stakeholder-stakeholder yang ada. Targetnya bulan Juli kita mou mengenai masing-masing sepakat untuk tidak ada pungli lagi,” ujar dia.

Kata Thomas, Mou bukanlah hal yang baru dilakukan oleh Bea Cukai. Bea Cukai sendiri sudah mengadakan perjanjian kerjasama dengan berbagai asosiasi, dan sekarang akan melakukan dengan para stakeholder. “Kita mou dengan berbagai instansi yang disebut tadi. KPU sudah melakukan MoU dengan asosiasi, sekarang dengan stakeholder,” jelas dia.

Thomas optimis dengan perjanjian kerjasama ini akan memperlancar proses di pelabuhan Tanjung Priok. “Dan itu efeknya pasti tentunya akan menjadi lebih lancar dan itu kita masukkan dalam,” tukasnya.

(diadaptasi dari http://economy..com/read/2011/04/26/20/449934/bea-cukai-bakal-teken-mou-dengan-18-k-l)

Artikel Lain :